Review Komik Wimoha by fuad25rider


Wimoha, satu dari beragam judul komik lokal yang sudah mulai menampakkan wujudnya. Sembilan cerita dikompilasi dalam satu buku, dengan tema yang unik, menarik, dan anti mainstream. Dengan sampul yang menampilkan dua karakter khasnya-pria yang selalu memakai kacamata-yang dibalut dengan warna hijau toska, menampilkan sisi gelapnya yang misterius yang juga menjadi ciri khas dari komikus ini.


Wimoha, berasal dari bahasa Sansekerta, yang artinya gelap hati atau kebingungan. Karena setiap manusia memiliki kegelapan di dalam hatinya, yang tak dapat ditebak oleh siapapun.

Ada Ironi, Melihat, Alasan, 27 June, Ilusi, Cameo, Generasi, dan Sedalam Langit. Tema yang diangkat di dalam komik ini juga beragam dan kekinian, seperti para remaja yang memiliki kekuatan khusus, memiliki makhluk bernama Cameo, juga kehidupan sehari-hari. 

Misal di Generasi, ada tokoh Mahar dan Satria yang merupakan saudara kembar yang sama-sama memiliki kekuatan khusus, tapi komikus tidak menceritakan tentang petualangan mereka untuk menumpas kejahatan dengan kekuatan khusus, tetapi konflik batin yang terjadi antara saudara kembar ini. Satria, yang sungguh mencintai kakaknya seperti seorang gadis kepada pria. 

Ya, mereka berdua sama-sama laki-laki, dan Satria memiliki orientasi menyimpang kepada kembarannya sendiri. Namun, Mahar selalu memperingatkan adiknya agar tidak berbuat terlalu jauh. Satu kalimat yang yang sangat menohok yang diungkapkan Mahar, kalau aku menyambut perasaanmu, apa generasiku akan berlanjut?

Foto0003

Begitulah Dhean, dengan gaya penggambaran komiknya yang khas shounen-remaja pria-membawa perasaan pembaca untuk memahami setiap halamannya. Dalam hampir setiap cerita, pembaca disuguhi para karakter remaja berkacamata yang tampan dan memiliki auranya masing-masing.

Namun, ada sedikit kekurangan yang terdapat di dalam komik ini. tidak adanya jumlah halaman, tahun terbit, dan nama penerbit dikarenakan diterbitkan secara indie. Jadi, pembaca harus menghitung sendiri jumlah halamannya dan bertanya langsung kepada komikusnya kapan komik ini diterbitkan.

Komik ini bukan hanya sekedar hiburan, namun ada pesan yang disampaikan komikus melalui komik ini. Tentang agama, kehidupan sosial, jati diri, dan tujuan hidup.

Mengutip kata-kata Mahar di bagian Generasi,

”Tuhan sudah menciptakan tulang rusuk untuk setiap laki-laki. Jangan cari yang selain itu, karena kalau tidak, hatimu tidak ada yang melindungi. Kau tahu kan, tulang rusuk paling bengkok adalah yang paling dekat dengan hati?”

Post a Comment

0 Comments