Review
Review Me vs Big Slacker Baby Vol 1 by Sindulintangismoyo
Me vs Big Slacker Baby (selanjutnya gue tulis MBSB yak) karya Mbak Annisa Nisfihani. Komik ini pertamakali diserialisasikan di majalah re:ON Comics volume 6 dan tamat di volume 10 untuk season satunya, sedangkan season kedua sudah dimulai sejak re:On volume 13.
Premis cerita yang gue tangkap dari MBSB adalah; Arin, seorang gadis pecinta kebersihan yang selalu teliti dalam melakukan beres-beres lingkungan. Hidupnya berubah saat teman sekolahnya yang bernama Alvan memutuskan mengontrak di Kos milik orangtua Arin demi belajar mandiri.
Dari premis itu kemudian lanjut ke adegan-adegan ketika mereka mengembangkan perasaan satu sama lain dan akhirnya mulai berkencan.
Ya. Sesimpel itu ide ceritanya. Bisa dibilang ceritanya tipikal drama banget, tapi komik ini menjadi sangat menarik karena dalam penceritaannya diiringi dengan humor-humor ringan (yang sukses bikin ketawa) dan juga beberapa adegan romantis khas shoujou manga. Selain itu ada juga beberapa fanservice antara Arin dan Alvan (masih dalam taraf wajar untuk pembaca remaja). Dari saling jahil-jahilan, pelukan, dan yang paling parah… ciuman. Astagfirullah. Mau. *dilemparkacang
Uhuk… lanjut~
Tentang Karakter
Poin terbaik dari komik ini ada pada desain karakternya. Karakter paling menarik menurut gue adalah Alvanur Rinanta, yang merupakan siswa teladan dan juga atlet tapi ternyata pemalas dan tidak bisa hidup mandiri. Di sini Mbak Annisa memberikan sifat negatif pada karakter positif, dan itu berhasil membuat karakter menjadi hidup dan terasa manusiawi. Karakter Alvan juga berkembang sepanjang cerita, salah satu elemen penting untuk membuat cerita yang baik.
Baca juga : Review Komik Grey & Jingga The Twilight
Baca juga : Review Komik Grey & Jingga The Twilight
Menariknya lagi, Arin Liarizka sang Heroine dalam MBSB memiliki sifat yang bertentangan dengan Alvan. Contohnya: Arin yang suka bersih-bersih dan Alvan yang kamarnya selalu berantakan, Arin yang kurang jago soal pelajaran dan Alvan yang pintar soal pelajaran, dll. Gue rasa perbedaan sifat dari keduanyalah yang membuat interaksi mereka berdua sangat menarik untuk diikuti.
Hadirnya karakter-karakter sampingan juga sangat mendukung cerita, seperti Cindy, Sopirnya Alvan, Ibunya Alvan, dan juga Kak Haqi. Interaksi antara mereka pun sangat baik dan menambah nilai plus untuk komik ini. Sayangnya tidak ada karakter antagonis yang muncul di sepanjang cerita. Mungkin di season kedua?
Visual dan Fisik
Secara visual gambarnya sangat keren dan rapi. Sekuensi dari panel ke panel pun mengalir dan bervariasi, sehingga membuat pembaca(gue) enjoy saat membacanya. Kualitas gambarnya terjaga sampai halaman terakhir, walau jujur agak kurang suka dengan model gambar shoujou seperti ini. Terlalu banyak kilauan dan bunga-bunga. Mungkin cuma masalah selera. -_-v
Suka sama visual Arin dengan berbagai gaya rambutnya. Visual Indonesianya juga terlihat dengan adanya seragam batik dan rendangnya. Beberapa panel humor dengan style chibi memberi nilai tambah untuk MBSB.
Dilihat secara fisik komik ini cukup memuaskan, dengan ukurannya yang cukup besar (lebih besar dari komik terjemahan) membuatnya lebih nyaman saat dibaca. Kertas yang digunakan juga oke, hasil cetakan cukup jelas walau di beberapa halaman ada cetakan yang kurang pekat (entah cuma punya gue doang atau yang lain juga).
Kesimpulan
MBSB adalah komik yang sangat recomended buat kalian yang mau nyari komik lokal berkualitas. Komik dengan cerita yang menarik dan gambar yang bagus ini hanya dibanderol harga sebesar 25.000 Rupiah, lebih murah daripada komik-komik Indonesia kebanyakan. Dilihat dari sisi minusnya, mungkin pada alur cerita yang terasa sangat cepat (tiba-tiba ujian, tiba-tiba 3 bulan). Mungkin karena keterbatasan chapter ya jadinya diceritakan sangat cepat.
sumber : https://sindulintangismoyo.wordpress.com/2015/12/13/review-komik-me-vs-big-slacker-baby-vol-1/

Post a Comment
0 Comments