Blog
[Blog] Comic Sense #01: Menyusun Struktur Cerita by Sweta Kartika
Teringat sebuah nasehat dari senior yang berbunyi, "jika kita mentok/stuck di dalam suatu proses pengkaryaan dan kesulitan untuk lanjut dan mengembangkan materi pengkaryaan, berarti ada fase yang keliru di bagian awal".
Jika mengacu pada kata-kata di atas, sebaiknya kita mencoba menelaah kembali tiap kali kita fail di tengah proses. Dalam membuat komik, seringkali teman-teman komikus mentok dalam fase pertengahan, entah karena alasan mood atau tergoda ingin mengomikkan ide lain atau karena alasan tidak tahu cara untuk melanjutkannya. Keluhan-keluhan itu terjadi karena banyak yang belum membenahi fase awal dalam membuat komik.
Tahap paling basic dalam membuat komik adalah menyiapkan struktur dasar pembuatan cerita dari sebuah ide.
Berikut adalah langkah-langkah sederhana menyusun dasar pembuatan cerita di dalam komik.
1. Menyiapkan Ide Cerita
Sebelum buru-buru mengembangkan cerita, hal paling penting sebelumnya adalah mencetuskan ide cerita yang luar biasa. Yang akan mencuri perhatian pembaca adalah ide cerita yang unik, inspiratif, dan baru. Jangan sampai kita mengembangkan ide yang biasa-biasa saja, usang, dan terlalu mainstream yang mudah ditebak publik.
2. Mengembangkan Ide ke dalam Logline
Sederhananya, logline itu kalimat singkat yang berisi tentang penjelasan tentang ide cerita kita. Logline itu dipakai untuk menjawab kalau ada orang bertanya 'komik kamu isinya tentang apa sih?'
Nah, jawablah pertanyaan itu dengan logline. Jika dari logline-nya saja sudah tidak menarik, maka pengembangan ide cerita ke depannya pasti akan banyak kendala.
Contoh sederhana logline:
'Eh, komik Sinchan itu tentang apa sih?'
Logline: 'oh itu tentang kehidupan sehari-hari anak TK d Jepang yang polos tapi sifatnya udah cabul dan dikelilingi anak-anak TK lain yang sama absurd-nya.'
Jika dari logline saja sudah menarik, kita punya kartu emas untuk mengembangkan cerita.
3. Membuat Kerangka Cerita
Tentu kita ingat pelajaran Bahasa QDJY, eh... Bahasa Indonesia yang mengulas cara membuat kerangka karangan. Di sana dijelaskan tentang langkah sederhana membuat kerangka karangan dengan memecah ide cerita ke dalam tiga babak besar, yakni: Pembuka, Isi, Penutup.
Dengan menyiapkan tiga tahap pengembangan ide ini, kita jadi punya acuan untuk menjaga cerita agar tidak berserakan kemana-mana. Dan pengembangan tiga bagian ini bisa dipakai untuk mengembangkan cerita level halaman, chapter, atau bahkan season panjang.
4. Membuat Poin-poin Pengembangan Babak
Dalam fase ini, bagian Pembuka, Isi, dan Penutup masing-masing dikembangkan ke dalam poin-poin sederhana yang lebih mendetil. Disini, kita bebas berkreasi mengembangkan ide cerita selama masih dalam koridor babak yang sudah kita tetapkan.
Hal yang paling PENTING dalam menyusun pembabakan cerita adalah merumuskan 'issue' dalam tiap babak.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah contoh pembuatan dasar cerita hingga pembagian pembabakan.
Ide:
The Dreamcatchers
(para penangkap mimpi)
Logline:
Petualangan empat orang penangkap mimpi buruk yang terkoneksi di dunia mimpi tanpa keempatnya saling mengenal di dunia nyata.
Pembabakan:
01.
Pembuka: Beraksi menangkap mimpi buruk (nightmare) di alam mimpi.
Issue: Bagaimana bentuk aksi ritual keempat The Dreamcatchers dalam menangkap nightmare.
1.1 Tokoh 1 mengejar dan memancing nightmare di alam mimpi.
1.2 Tokoh 2 & 3 membantu menyiapkan materi 'pengunci' nightmare.
1.3 Tokoh 4 mencari 'inang' yang menjadi biang mimpi buruk.
1.4 Keempatnya berhasil menjebak nightmare ke dalam 'inang'.
02.
Isi 1: -
Issue: ?
Isi 2: -
Issue: ?
03.
Penutup: ?
Issue: ?
-------------
Di atas hanyalah contoh sederhana dalam menyusun cerita komik. Sembari menyusun materi pengembangan ide ini, kita bisa berlatih mengasah kemampuan menggambar kita.
Tapi INGAT: Jangan buru-buru mengomikkan cerita yang belum fix. Ini penyakit umum para komikus pemula dimana efek sampingnya banyak yang mentok/stuck di tengah pengkaryaan. Woles dulu. Patuhi fase-demi-fase agar kelancaran membuat komik tetap terjaga.
Jangan lupa banyak-banyak nonton film untuk melatih kita menyusun struktur cerita.
Selamat berkarya!
#ComicSense
Foto : https://www.facebook.com/sweta.kartika

Post a Comment
0 Comments