Community
[Community] Ink Studio : Komunitas Komikus Palembang
Ink Studio adalah komunitas komikus yang ada di Palembang sengaja diundang oleh klub Japanesia PalComTech di acara seminar pembuatan komik (30/4), salah satu dari pihak Ink Studio yaitu Hady Sumarna sekaligus pembicara dalam acara seminar tersebut, seusai seminar kami sempat melakukan wawancara dengan pihak ink studio.
Saat diwawancara Hady, bersama kedua rekannya Tania dan Dian menceritakan awal mula terbentuknya Ink Studio. Ink Studio berasal dari sebuah komunitas yang didalamnya berkumpul orang-orang yang ingin menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang komik. Komunitas ini berjalan mulai dari tahun 2009 dibawah naungan Akademi Samali (Komunitas Komikus Indonesia) maka dibentuklah Ink Studio. Oleh karena minat komik di kota Palembang juga ada, maka sebagai ditunjuklah Hady sebagai kakak bagi anak-anak muda kota Palembang yang juga punya minat yang sama. Hady sendiri punya pengalaman bersama teman-teman komikus di Jakarta. Selain menceritakan tentang Ink Studio, Hady juga menceritakan sejarah style para komikus dari Indonesia di era 80-an salah satunya dia memperlihatkan buku yang berjudul “GINA RONG BU †masih menganut style asli Indonesia.
Style komik Indonesia berbeda dengan style dari jepang dan amerika, Style Indonesia dahulu berbeda dengan style sekarang, dimana style komik Indonesia tokoh komiknya belum ada yang keluar dari panel dan masih tergantung dengan panel, dimulai tahun 2000 sampai sekarang para komikus Indonesia mulai mencoba tokoh komiknya ada yang keluar dari panel†ujar Hady. Ketertarikan Hady pada dunia komik memang sudah datang dari ia masih kecil dimulai dari ketertarikannya pada komik yang dibuat oleh Akira Toriyama. Berawal dari kegemarannya membaca komik buatan Akira Toriyama, Hady mencoba membuat ulang gambar yang ada dikomik Akira Toriyama tersebut, dan setelah itu Hady pun akhirnya menemukan style menggambarnya sendiri.
Berbeda dengan Hady, rekan satu timnya yaitu Tania ia mempunyai bakat menggambar yang tidak duga, mereka awalnya tidak tertarik dengan dunia komik dan menggambar, Tania yang dulunya hanya melihat saudaranya membuat komik dan hobi menggambar, dari situlah Tania mulai mencoba menggambar dan membuat sebuah komik.
sumber : http://www.inforitel.com/dpage.php?autoid=8048

Post a Comment
0 Comments